Beri aku seteguk rindu, dari tanganmu yang membelai pipiku, agar dahaga puasa bertemu denganmu, membasahi kelopak hatiku. rinduku menggebu padamu, hingga sebuah sajak pun tak mampu, tuk melukiskan semua kata hatiku tentang rasaku. Cukupkan hadirmu untukku tak penting banyak kata, lewat tatap mata, hangat peluk lengkaplah sudah, cinta memang sederhana. Tiba tiba sendu, seperti rindu. Rindunya ringan, mengarah tak tentu arah. Kemudian mata ini basah. jika rindu adalah bahasa, maka jelas butuh entah berapa jilid kamus untuk menguraikan perbendaharaan katanya.

Kasih, Aku mencintaimu karena saat disisimu sepiku terasa hilang. Lembut genggam tangan mu, terasa menghangatkan seluruh jiwaku Senyum manis, wajah mu yang menawan nan elok menyejukan kalbuku…